Rabu, 08 Oktober 2008

Satu dari seribu petualangan kecilku...

Selasa, 7 Oktober 2008

Sudah jam 7.50 malam tapi hujan nggak juga reda...
Kita bertiga masih asyik "browsing" internet sambil menikmati musik yg terdengar sedikit keras dari komputer seorang sobat...Nick namanya.
Memang mengasyikkan saat staff kantor lain sudah pulang...
Kenyo bisa mengekspresikan suara "horornya" mengikuti alunan lagu...
Nick bisa megal-megol dengan badan kekarnya dan mengibas-ngibaskan rambut gondrongnya (bukan seperti rocker tapi malah mirip seperti gadis sunsilk ! hiyaaahhh)
Aku sendiri juga bisa bebas menikmati isapan rokok dan sambil sesekali ketawa sendiri setiap berhasil mengganti lirik lagu yang mengalun dengan lirik yang "sedikit porno" ehemm...
Kalo sudah begini...kantor sudah seperti punya kita bertiga!
Lagu-lagu yang tiap hari dianggap staff lain sebagai lagu-lagu "sakit jiwa" malah terdengar "sangat romantis" bagi kita...dunia betul-betul indah!
Waktu terus berjalan...sudah hampir jam 8.30 tapi masih sedikit gerimis...
Kita bertiga akhirnya sepakat pulang...Motor sudah menanti diparkiran dengan setia!
"Wah, masih ujan! damn! ngga punya jas ujan nih!" Kenyo memelas.
"Mau nunggu sampe jam berapa kau? sudah pake punyaku, rumahku lbh deket, kau kan diujung dunia!" kataku dan Kenyo berjingkrak-jingkrak senang...

Ditengah jalan hujan bukannya reda tapi malah menggila...basah kuyup! tapi sampai juga dirumah.
Baru buka helm, Hp berbunyi...room mate yang sdh aku anggap adik sendiri minta dijemput.
Kasihan memang! Sudah makin malam, tempat kerjanya ngga ada angkot dan hujan pula...
Karena keburu basah dan sekalian cari makan akhirnya aku sanggupi menjemputnya...

Beberapa tempat sudah banjir...beberapa tempat juga listrik padam...lampu motorku ngga terang tapi terus maju...ini sebagian dari "petualangan" kecil bukan?...seru juga!
Karena lampu motor ngga terang, aku sengaja jalan sedikit pelan dan ngga terlalu kepinggir (takut masuk selokan) tapi yang terjadi adalah...beberapa kali dicipratin taxi bahkan beberapa penggendara motor juga...
Air dingin, keruh dan bau itu menerjang seluruh badan bahkan muka tanpa bisa dihindari...
Anehnya aku ngga marah sedikitpun...hati kecilku berbisik..."nikmati saja petualangan ini! mengasyikkan jika kau tak mencampurnya dengan makian"...
Jadi memang persis seperti orang gila...tiap dicipratin air malah senyum -senyum...tapi biarlah ngga penting juga orang menganggapku "waras" hahaha...

10 menit berlalu...aku tiba ditempat kerja adikku, dia sudah menunggu dengan sekujur badan terbungkus plastik yang samar-samar aku perhatikan ternyata itu adalah kantong plastik sampah besar yang dimodifikasi jadi jas hujan...aha! cukup kreatif!
"ayo cepat naik! kita harus mampir beli makan biar ngga sakit!"

Dalam perjalanan...sekali lagi dicipratin taxi...adikku ngga kuasa menahan kesalnya dan terlontarlah kata-kata "brengseekkkk!"
Aku tertawa "ngga perlu memaki! dia tau kita belum mandi...nikmati saja! ingat ngga, waktu sebulan diBali...kita ngga punya sapa2 disini, ketipu orang, duit menipis, kerjaan ngga ada, ban bocor bisa sampai tiga kali seminggu dan malamnya kehujanan, basah kuyup nahan migrain dan lapar? tapi waktu itu kita msh bisa ketawa sepanjang jalan..."
Lalu dia terkekeh "iya happy banget waktu itu...kenapa ya?"
"Entahlah" jawabku dan motorpun terus melaju...bahkan saking serunya mengingat waktu itu, kita berdua ngga sadar kalo sdh terjebak dibanjir...
Ngga bisa berputar arah krn macet dan air mengalir dari arah belakang...
Aku ngga berhenti berdoa agar motor jangan mogok...beberapa kali memang motor tiba-tiba mati dan aku selalu berteriak "come on baby, not now!"
Aku merasa Tuhan berpihak pada kita berdua saat itu...kita sampai ditempat nasi goreng dekat rumah dengan selamat meski dikanan-kiri sebelumnya banyak mobil dan motor yang mogok. Ajaib memang krn motor ini kadang rewelnya setengah mati tapi suatu saat bisa saja jadi "bandel", bisa menerjang jalan terjal menanjak bahkan banjir besar seperti tadi...

Uhmm...akhirnya nasi goreng sdh ditangan, hujan mulai reda...kita berdua pulang lewat jalan singkat...selamat! mandi...makan terus tidur! dunia memang indah dengan letupan-letupan petualangan...jadi nikmati saja! bahkan jika duka nestapa merengkuhmu karena itu juga merupakan "petualangan" dan kita akan tertawa lepas setelah berhasil menghadapinya...

"Meski aku acap bertingkah berandalan dan aneh tapi aku mencintaimu Tuhan, dimanapun Kau berada! Sungguh!"...



4 komentar:

Dwi-Pu3-Rhea mengatakan...

huehehehe!!
this piece made me smile after a looooonnngggg & boring meeting all day..
miss my daily life with u guys..

Pu3

Dwi-Pu3-Rhea mengatakan...

Next Question is...Apa yg lo lakukan setelah lo sampe rumah dan mandi , Rhe? Hahahahahah...Eniwei...Hidup itu indah jika kita mampu menemukan sisi keindahannya dalam setiap momen. Bahkan dalam momen yg worse sekalipun di kehidupan itu.

Indahnya kehidupan akan selalu terlihat jika kita membiarkan pikiran tetap jernih dan jiwa tetap ikhlas...Sebab kita tahu, momen baik maupun buruk akan tetap berlalu.

So enjoy your day lah,
Dwi

Dwi-Pu3-Rhea mengatakan...

hmm...
apakah dalam kegiatan mandi itu mengikutsertakan handuk biru???

Pu3

Dwi-Pu3-Rhea mengatakan...

Hahaha handuk biru...itu kayanya ada kenangan tersendiri buat lo ya Put? Ada kisah di balik handuk biru, namun apa itu gue kok ga inget ya? Hahahaha....