Kamis, 09 Oktober 2008
Beda suka, sayang & cinta..
*Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk
dirimu sendiri.
*Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
*Saat kau menyukai seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah
aku menciummu?"
*Saat kau menyayangi seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah
aku memelukmu?"
*Saat kau mencintai seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat
tangannya...
*SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
*SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
*CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil
berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama. "
*SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
*SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
*CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Buatku dia adalah anugerah terindah
yang pernah Tuhan berikan padaku.."
*Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
*Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
*Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan."
*Pada saat kau suka padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
*Pada saat kau sayang padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
*Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
*SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
*SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
*CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.
*SUKA adalah hal yang menuntut.
*SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
*CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
(sumber : tidak diketahui)
Rabu, 08 Oktober 2008
Satu dari seribu petualangan kecilku...
Sudah jam 7.50 malam tapi hujan nggak juga reda...
Kita bertiga masih asyik "browsing" internet sambil menikmati musik yg terdengar sedikit keras dari komputer seorang sobat...Nick namanya.
Memang mengasyikkan saat staff kantor lain sudah pulang...
Kenyo bisa mengekspresikan suara "horornya" mengikuti alunan lagu...
Nick bisa megal-megol dengan badan kekarnya dan mengibas-ngibaskan rambut gondrongnya (bukan seperti rocker tapi malah mirip seperti gadis sunsilk ! hiyaaahhh)
Aku sendiri juga bisa bebas menikmati isapan rokok dan sambil sesekali ketawa sendiri setiap berhasil mengganti lirik lagu yang mengalun dengan lirik yang "sedikit porno" ehemm...
Kalo sudah begini...kantor sudah seperti punya kita bertiga!
Lagu-lagu yang tiap hari dianggap staff lain sebagai lagu-lagu "sakit jiwa" malah terdengar "sangat romantis" bagi kita...dunia betul-betul indah!
Waktu terus berjalan...sudah hampir jam 8.30 tapi masih sedikit gerimis...
Kita bertiga akhirnya sepakat pulang...Motor sudah menanti diparkiran dengan setia!
"Wah, masih ujan! damn! ngga punya jas ujan nih!" Kenyo memelas.
"Mau nunggu sampe jam berapa kau? sudah pake punyaku, rumahku lbh deket, kau kan diujung dunia!" kataku dan Kenyo berjingkrak-jingkrak senang...
Ditengah jalan hujan bukannya reda tapi malah menggila...basah kuyup! tapi sampai juga dirumah.
Baru buka helm, Hp berbunyi...room mate yang sdh aku anggap adik sendiri minta dijemput.
Kasihan memang! Sudah makin malam, tempat kerjanya ngga ada angkot dan hujan pula...
Karena keburu basah dan sekalian cari makan akhirnya aku sanggupi menjemputnya...
Beberapa tempat sudah banjir...beberapa tempat juga listrik padam...lampu motorku ngga terang tapi terus maju...ini sebagian dari "petualangan" kecil bukan?...seru juga!
Karena lampu motor ngga terang, aku sengaja jalan sedikit pelan dan ngga terlalu kepinggir (takut masuk selokan) tapi yang terjadi adalah...beberapa kali dicipratin taxi bahkan beberapa penggendara motor juga...
Air dingin, keruh dan bau itu menerjang seluruh badan bahkan muka tanpa bisa dihindari...
Anehnya aku ngga marah sedikitpun...hati kecilku berbisik..."nikmati saja petualangan ini! mengasyikkan jika kau tak mencampurnya dengan makian"...
Jadi memang persis seperti orang gila...tiap dicipratin air malah senyum -senyum...tapi biarlah ngga penting juga orang menganggapku "waras" hahaha...
10 menit berlalu...aku tiba ditempat kerja adikku, dia sudah menunggu dengan sekujur badan terbungkus plastik yang samar-samar aku perhatikan ternyata itu adalah kantong plastik sampah besar yang dimodifikasi jadi jas hujan...aha! cukup kreatif!
"ayo cepat naik! kita harus mampir beli makan biar ngga sakit!"
Dalam perjalanan...sekali lagi dicipratin taxi...adikku ngga kuasa menahan kesalnya dan terlontarlah kata-kata "brengseekkkk!"
Aku tertawa "ngga perlu memaki! dia tau kita belum mandi...nikmati saja! ingat ngga, waktu sebulan diBali...kita ngga punya sapa2 disini, ketipu orang, duit menipis, kerjaan ngga ada, ban bocor bisa sampai tiga kali seminggu dan malamnya kehujanan, basah kuyup nahan migrain dan lapar? tapi waktu itu kita msh bisa ketawa sepanjang jalan..."
Lalu dia terkekeh "iya happy banget waktu itu...kenapa ya?"
"Entahlah" jawabku dan motorpun terus melaju...bahkan saking serunya mengingat waktu itu, kita berdua ngga sadar kalo sdh terjebak dibanjir...
Ngga bisa berputar arah krn macet dan air mengalir dari arah belakang...
Aku ngga berhenti berdoa agar motor jangan mogok...beberapa kali memang motor tiba-tiba mati dan aku selalu berteriak "come on baby, not now!"
Aku merasa Tuhan berpihak pada kita berdua saat itu...kita sampai ditempat nasi goreng dekat rumah dengan selamat meski dikanan-kiri sebelumnya banyak mobil dan motor yang mogok. Ajaib memang krn motor ini kadang rewelnya setengah mati tapi suatu saat bisa saja jadi "bandel", bisa menerjang jalan terjal menanjak bahkan banjir besar seperti tadi...
Uhmm...akhirnya nasi goreng sdh ditangan, hujan mulai reda...kita berdua pulang lewat jalan singkat...selamat! mandi...makan terus tidur! dunia memang indah dengan letupan-letupan petualangan...jadi nikmati saja! bahkan jika duka nestapa merengkuhmu karena itu juga merupakan "petualangan" dan kita akan tertawa lepas setelah berhasil menghadapinya...
"Meski aku acap bertingkah berandalan dan aneh tapi aku mencintaimu Tuhan, dimanapun Kau berada! Sungguh!"...
Selasa, 07 Oktober 2008
Curhat
Lama ngga bersua dan diriku datang tiba-tiba membawa curhatan hehehe (maklum selama ini kalo bicara soal kerjaan, selalu bawaannya "ngeluh" melulu pdhl mustinya gw bersyukur msh bisa kerja...meskipun prakteknya "dikerjain" habis-habisan sama pimpinan maupun perusahaan...hoiii ada yg teriak sih "lha wong mrk yg gaji...)
Nahhhh ini dia... soal note yg ngga enak tp jadi paradigma klasik "lha wong mrk yg gaji"...eiittt tunggu dulu! sabar choy! gaji itu kan diperoleh krn kerja ada outputnya...yg ngerjain output tuw sopo? ya pegawai toh?...jadi sejujurnya pegawai itu menggaji sendiri loh!...kita sering kali kepentok sama hal-hal klasik yg diciptain utk membunuh "hak karyawan"...dan emang sdh lama "kebanyakan HRD" itu ngga berfungsi dgn benar...begitu pula dgn undang-undang ketenaga kerjaan...malah melempem, malah menguntungkan pengusaha or ownernya...
salah satunya yg pernah teman saya (nick) bilang...CEO kita hebat ya!...semua org yg lagi nangkring dimeja kantin pd heran2...tumben ini anak muji CEO nya...trus ada yg nyeletuk...emang kenapa?...
Nick (selalu dgn muka cool nya menjawab)...hebatlah! org keputusan menteri aja bisa kalah sama surat keputusan HRD yg dia tanda-tangani!...
Gw serta merta ngakak dan setuju...krn dlm salah satu pasal jika perusahaan bangkrut, perusahaan bisa saja tdk memberikan pesangon! atau kalo pesangon diberikan akan disesuaikan dgn kemampuan perusahaan! Gubraakkkk!!!...jujur aje yee, yg namanya perusahaan mana ada sih yg ngaku or jujur sama jurnal keuangannya?...
Kalo gitu kenapa ngga sekalian pasalnya dipersingkat dan diperjelas "bagi yg mau betah silahkan tapi klo perusahaan bangkrut, ente-ente resign aja deh supaya ngga bikin repot!"
Kejadian lain diperusahaan gw+nick adalah...klo ada salah cetak dan client komplen...creative lgs ditodong utk ganti rugi! wis ngga ono nego maning!...baru aja mau mangap minta dispensasi sdh dibalikin "itu kan tanggung jawab creative!"...klo terus-terusan mangap ngga bisa ngomong kan gigi kering bouw!...kacian dah!
sudah gaji kecil2 trus disuruh ganti rugi...heran sih! krn apanya yg diganti? bukannya AE klo jualan hrs mark up? ada biaya layout? harga produksi kan jg dinaikin?...rugi? rugi apaan sih? rugi kan diketahui klo sdh tutup jurnal pembukuan akhir tahun...dan ilmu dari mana yg bilang bisnis itu hrs untung melulu? bisa untung melulu sih klo partnermu Sang DEWA atau GOD! dijamin dah!...
Yg jadi pertanyaan gw adalah...apakah keadaan gw+nick ini jg terjadi dimana-mana? soalnya..sorry to say yah! dulu waktu di Asquare yg nota bene, kecil dan omzetnya belum milyaran juta aja klo salah jutaan gw ngga suruh ganti or potong gaji...
Kasus tempo hari yg menimpa nick akibat salah cetak jg menimpa gw (krn gw yg adjust colour...anak baru blm begitu gape...betul kata nick, maunya menolong tp kena batu! damn!)...Nick percayalah dirimu ngga separah diriku...jadi head yg ditumpahin mikirin konsep n ngelayanin permintaan boss2 yg aneh2 (malah terkesan perintah "bego")...dibilang bego kok mrk manager yah? tp dibilang pinter kok wkt CEO nanya mrk perusahaan ini visi misinya kemana? ehhh mrk bilang "ayo creative team pikirin dong, buat jawaban kita besok pagi ke CEO"...Gubrakkkk!!! ilfil ga sih lo?...wong mrk yg boss kok nanya ke kita?...kita sih ngga peduli perusahaan mau kek apa yg penting gaji klo bisa naik terus! sumpah!...lucunya lagi salah satu boss nelpon istrinya nanya enaknya perusahaan dibikin apa kedepannya...aduh! romantis deh tapi...sungguh bego!sumpah! lha wong bininya mana pernah tau keadaan ktr? mana tau advertising agency?...kenapa ngga sekalian nanya ke PLN? atau yellow pages?...hahaha...
Belum lagi wkt ada tambahan designer...dari 3 org yg diseleksi dan gw terlibat sama sekali ga ada follow up nya (emang gw blm sreg sih...apalagi klo gw sdh nanya "gmana nick?" dan nick berubah mimiknya "Flat!" itu berarti kandidat blm OK)...tiba-tiba muncul pagi2 bersma HRD..."ini designer baru"...Gw santai aja tp begitu gw nanya "sdh pernah bikin FA?"..bukannya designernya yg jwb tp HRDnya "Belum, jadi tolong diajarin?"...designernya cuma nyumbang senyum...Gubrakkkkk!...Hoiii ini kantor loh bukan kampus! jerit gw dlm hati yg paling dalem...dan emang bukan cuma blm bisa bikin FA, nge-design dgn konsep aja blm pernah...ini seperti anak buah kapal yg ikut kapal phinisi tapi belum pernah liat "LAUT"...jangankan liat laut, mungkin mencium bau air laut aja belum! huwaaaa....
Betul aja...setelah didera deadline ketat dan rules ktr yg aneh2 dia ngga tahan...dan ujung2nya gw lagi yg repot! sumpah! wong dia bilang..."saya resign aja ya?saya bingung kerjanya"...trus gw jwb " so?..."...eh dia cuma nyengir "tapi ngga tau cara resign gmana?"
Hmmppffff...gmana ngga sakit mental gw lama2 kayak gini?...pdhl sdh sakit mental sih!hehehe...makanya tambah parah!
Tapi kdg keanehan2 disini bisa bikin ketawa...kayak manager yg nyuruh gw motret pura langgar...jam 6 pagi berangkat jam 3 sampai (saking jauh n nyasar2) + jam 4 layout, mikir body copynya sendiri...jam 5 send to CEO! dipilih jam 6...direvisi dikit n jam 7 kelar! tp tiba2 manager itu bilang "untung lo motretnya dari sudut samping yah! Bapak suka tuw!...
UNTUNG lo bilang?...Masyaallah! gw kan bawa kamera digital! mau motret 100 kali dgn 100 angle kan bisa...kata untung menandakan "keraguan" manager itu terhadap "kemampuan" gw...pdhl yg disembur "good job!" kan dia dari CEO...BAH! Menyebalkan!
Belum lagi pas hari Jumat sebelum libur panjang...AE bawa file jadi dr client tp ternyata file ngga bisa dioutput krn hasilnya ga ketemu klo dicetak...krn mepet wkt, gw bantu re-layout (AE empunya client ga masuk, AE back up cuma bilang "pokoknya jadiin aja deh rhe!" hihihi kata "Pokoknya" remind me of someone in Jakarta ^_^...enteng dan mudah banget diucapin...abis itu semua pulang! gw otak-atik dewe pdhl file nya njelimet!setan bener ni client! ga tau apa pikiran gw cuma mo pulang n lebaran apalagi itu sdh jam 7 malem...file kelar jam 8.30 malem...manager menghampiri, entah apa yg dia lakuin sampe selarut itu, wong ga ada kerjaan buat dia! sueerrr!...dia bilang "klo tau file kayak gini bilang AE nya dong biar dicharge n kamu perlu waktu re-layout"...
Gw liat mukanya sambil senyum2 geli (gmana ga geli wong lucu weee)..."AE bersangkutan ga masuk, AE back up sdh konfim ke client n mrk bilang file sdh siap! klo mau ngeyel-ngeyelan g bisa dicetak besok, pdhl mrk butuh banget n produksi minta besok hrs ada filmnya...klo asal output, salah, mrk komplen? sapa yg ganti? gw gitu?"
si manager sok mikir serius gitu...(pdhl gw tau dia lagi mikir "jorok" hahaha)...dan bener kan ngga ada solusi...wong lgs dia pamit pulang, ninggalin gw...
Gw cuma mengeluh dlm hati "suseh kerja dibawah management SETAN ALAS! maunya masuk surga tapi arahnya ke neraka melulu"...
Cobaan ngga berhenti sampe situ pren!...tgl 30 Sept yg resminya itu sdh masuk libur lebaran tiba-tiba doi nelpon...gw sih dah curiga pasti urusan kantor...jd gw ngga angkat...bunuh diri or bego klo gw jawab! 3 kali miscall n doi kapok jg! klo cuma mo ucapin lebaran sms pasti...nick sms dan ternyata dia jg ditelpon...well, jd bener itu urusan kantor...sekali lagi...SETAN ALAS!
Gw sdh makin ga peduli deh...makanya mulai bergerilya...cari makanan diluar krn makanan didlm sdh makin basi...apply sana, lamar sini! nyangkut syukur, ngga ya apply lagi...
Org kerja emang buat bikin settle...nabung utk masa depan...tp ini ga bisa menjanjikan! apalagi klo pemimpinmu sibuk berebut kursi direktur yg lagi masa vakum gini...satu manager jungkir balik cari cara gmana kissing CEO's ass yg terenak n terampuh biar kursinya makin empuk...pdhl yg bikin empuk itu bawahannya...hihihihi ironis!
Dari benturan2 ini gw belajar utk ngga terbius dgn "kenyamanan semu"...hrs bisa terus maju! lebih sukses!...tak akan gw biarkan org macam manager itu membuat gw bangun pagi2 dan mengejar absen supaya ga telat..ga akan gw biarkan org macem gitu "membunuh semangat utk bebas berkarya"...
Seperti mimpi yg gw rangkai dan hrs gw buat sebagai konstruksi yg kokoh..."i just want 2 see the world! real world out there!...oneday!"
a/n Rhea
Kamis, 25 September 2008
Dikarenakan malam yang gloomy.. Jadi cerita pendek ini..
It’s too quite in here. I used to hate quite. But lately, I get used to it. My room is dark, but it is better this way.
Suddenly a man enters the door. He is the love of my life. My husband.
Questions pop in my head. It is past midnight, he’s coming home late. Was he with somebody else earlier?
But then I look at his face. He looks tired. So, I figure, he must have worked much today. That is why I stay quite and decided not to ask him anything. Beside, he hates it when I get all jealous and suspicious with no good reason.
Suddenly I smile a little. I remember 5 years ago we were in this roadtrip to Surabaya to visit my parents. Back then he made me wonder why he had this sudden rush to take such long trip driving instead of taking the much more effective way by plane.
We were in Semarang when he said, “ Do you know why I suddenly want us to go to Surabaya?”
“No”, I said.
“I want to ask your parents if it is ok if I want to take you as my wife. And if they say yes, I would like to ask them to come along with us to Jakarta so that our parents can meet.”
I was in complete shock. My mouth opened so wide and warm mist started to fill my eyes.
Thirty seconds later I responded, “Would it be better if you ask me first. Do you think I don’t mind?”
He looked at me with one eyebrow higher than the other.
“Do you mind?”
“No.”
Seconds later he pulled his car over and kissed me. And of course, I kissed him back while my uncontrollable tears made our face wet.
Aaahhh, those good times..
Again, I look at my husband. He is sitting in brown rocking chair that he loves so much. He stares blankly to the wall. Moments after, he opens his grey shirt and toss it to the floor. Why is he doing that? He knows I hate that. But I stay still. I don’t take the shirt like I used to do and put it right away in washing machine in the kitchen.
About fifteen minute later he comes out from the bathroom looking fresh and smelling soapy. He yawns. I guess he is sleepy. He climbs up to our bed wearing his favorite blue pajamas. I always thought he looked sexy in it.
And then, I turn on the TV.
He sighs and looks tense.
“Honey, please.. I am so tired.”
I sigh. I turn off the TV.
I feel like lately I annoyed him a lot. He knows I can not sleep without turning on the TV. I don’t like to sleep in silent.
When I turned on the TV yesterday, he even told me to leave him alone.
He also looked distance lately. He is quieter, coming home late almost everyday and he does not look happy.
Why is he like that? Doesn’t he love me anymore?
Since I am not sleepy yet, I make my self busy. I pick up his shirt from the floor and put it on a hanger, then I start to clean up his messy working table in our room. His agenda is on there. My curiosity arise.
I begin to run trough his daily activities. His meeting schedules, lunch appointments, deadlines and all. Suddenly I read something unpleasant. Those capital letters make me grasp.
It said, I AM SO ANGRY WITH YOU. HOW COULD YOU DO THIS TO ME? HOW COULD YOU LEAVE ME?
Once again I look at him. I want to hold him, but I can not.
He wrote that 13 days ago. The day that I died.
*Pu3*
Jumat, 08 Agustus 2008
Sepanjang Jalan Kenangan
Jadi...Beberapa minggu lalu saya sempet jalan2 lagi menyusuri tempat jajanan depan SD saya. Pernah melakukannya juga gak akhir2 ini? Wuihhhh...Ada rasa harus bin takjub juga. Knp? Soalnya saya sempet makan di salah satu warung penjual mie ayam. Mie Ayam Pak Kumis tepatnya nama warung tersebut. Haru jelas ya krn masalah umur. Apalagi coba? Iri rasanya liat anak2 seliweran masih pake seragam SD (bukan putih merah lantaran saya ke sana hari Sabtu. Kan putih merah khusus Senin-Hari Resmi Upacara). Haru krn seragam itu pernah membungkus tubuh mungil ini...dulu...dulu sekali... Oh umur, knp cepat sekali kau berlalu ya? Hahahahaha
Nah, kalo rasa takjub karena...ternyata meja penjual mie plus segala interiornya masih sama dengan masa saya sering makan di situ. Jaman SD lah. Di tengah rasa takjub, ada rasa bangga juga. Kenapa? Soalnya kaki saya sekarang udah bisa injek pijakan kaki di meja penjual mie. Dulu...dulu sekali, kaki saya selalu menggantung saat makan di situ. Hihihihi...Saya jadi seneng kalau melihat dari sisi itu.
Ada lagi...
Saya ketemu guru saya. Guru yang cukup saya takutin saat SD. Kenapa saya takut? Takut kok ke manusia? Karena saat SD saya pernah lupa minta tanda tangan mama saya buat satu kertas ulangan. Hmm...benernya bukan lupa juga sih. Tepatnya sengaja saya lupa-lupain karena nilai ulangannya jelek hahahaha... Jadinya saya panik pas ngeh kalau belum ada tanda tangan mama di situ. Padahal kertas ulangannya mau dikumpulin lagi. Sehingga muncul lah ide memalsukan tanda tangan mama saya. Ya, seperti Anda duga, saya ketahuan...Ouw..ouw...saya ketahuan...(Adik-adik di rumah jangan meniru aksi saya ini ya. Don't try this at home. Very dangerous!!!)
Alhasil, saya gak boleh langsung pulang walaupun bel pulang sekolah sudah berdentang dengan lantangnya. Ibu guru itu meminta saya untuk memanggil mama saya yang biasanya jemput saya dari sekolah. Tapi apa daya, hari itu ternyata mama saya berhalangan datang. Jadi, tante saya yang mewakilkan mama saya untuk jemput saya hari itu.
Yah, akhirnya sejak hari itu entah mengapa wajah Ibu Yetty selalu jadi wajah yang menakutkan buat saya. Padahal dia tidak ngapa2in saya. Mungkin ini ada rasa malu hahahaha....Tapi sudahlah, saat saya bertemu kembali dengannya hari itu semua berbeda.
Duluuuuu....Ibu Yetty itu nampak besar dan tinggi. Sekarang? Tidak lagi!
Dia gak lebih tinggi dari saya, soal body...ehmn...tentu lebih besar saya hahahahaha....Lebih seksi saya juga pastinya (narsis mode on). Saya pun menyapanya dengan sopan,"Selamat siang, Bu".
Dia agak terkesima. Mungkin mencoba mengingat-ingat siapa gerangan perempuan cantik yang menyapanya dengan Ibu. Anak didik angkatan berapa dan lain sebagainya. Tapi saya gak mau pusing soal itu. Sapaan saya itu satu isyarat bahwa saya telah berdamai dengan masa lalu saya. Masa lalu yang dihinggapi rasa malu. Sapaan hormat saya itu tanda bahwa saya memutuskan untuk melepaskan keterikatan segala emosi di masa lalu.
Sapaan itu, saya tahu, membuat hidup saya melaju.
Akhirnya (udah mulai cape nulis...Ini Jum'at gitu lhoooo) saya mau nutup bincang santai kita kali ini dengan lagu The Bee Gees (Jadul lageeee) . Saya gak ingat jelas semua liriknya hanya saja satu baris liriknya seperti ini..."Now, we are tall and christmas tree are small.... "
Ya, itulah saya, sekolah saya, warung mie dan guru saya serta segala kenangan indah yang terukir indah di dalamnya.
Have a nice weekend everyone....
Rabu, 23 Juli 2008
Jabatan Bingung
Belum lama ini ada satu kejadian yang lucu tapi amat sangat tragis di kantor saya. Ada seorang Direktur Kreatif (Creative Director) yang punya ambisi menggantikan saya sebagai Copywriter. Dengan wewenangnya, dia melenggang menyelesaikan profil perusahaan kami sendiri. Entah cari muka atau memang benar-benar merasa pintar, dia pun menuliskan teksnya sendiri tanpa pedulikan wewenang saya juga terhadap segala bentuk tulisan.
Akhirnya....Terjadilah satu peristiwa lucu, tragis dan menggemparkan dalam 1000 buku profil perusahaan saya. Dimana ada kata Indentity (maksud CD pintar saya itu Identity), Campange (maksudnya Campaign), Lounch (sekali lagi maksudnya Launch). Hebat kan? Masih ada lagi lho kata-kata yang ajaib dari beliau yang saya tidak tuliskan di sini.
Salah kaprah ini tentu tak terjadi andai saya diberi wakltu mengerjakan bagian saya. Saya memang tidak ingin jumawa dengan bilang kemampuan bahasa Inggris saya luar biasa. Tapi kan ada program Word di komputer kita yang akan bantu kita memeriksa tulisan kita. Apa mungkin CD saya yang pintar itu, perlu kursus Office juga? Entahlah....
Mungkin Anda jadi bertanya, kerja dimana sih kamu? Mending jangan deh. Nanti aja kalau profil perusahaannya udah dibkin baru lagi dengan saya yang mengerjakan setiap bagian penulisannya tanpa perlu campur tangan si pemegang jabatan bingung itu hehehehehe....
-do-
ACI...Aku Cinta Indonesia atau Inggris?
Pikir lagi! (Hampir saja saya tulis dengan Think Again! Wah....) Coba kita jalan-jalan ke sekolah-sekolah kita. Masihkah diajar bahasa Indonesia di sana? Tentu tidak. Karena rata-rata dengan alih-alih menuju dunia global, setiap anak dipaksa belajar bahasa lainnya. Salahkah itu? Ya, menurut saya. Kenapa? Karena seorang anak itu akan jadi rancu pola pikir berbahasanya. itu karena secara alamiah, seorang anak lebih baik berkembang dan mengembangkan dirinya di satu bahasa dulu. Tapi saya bukan ahlinya, komentar saya di atas saya tuliskan karena buku hypnosis yang saya baca, dimana membuat saya mengerti seorang anak hingga usia 12 tahun masih menggunakan pikiran bawah sadarnya yang memiliki kekuatan 88% untuk memikirkan, menciptakan & melakukan segala sesuatu dalam sepanjang umur manusia.
Eniwei (ini bahasa indonesia dari Anyway), mari cek kotak surat elektronik kita (yang dalam bahasa Inggris Email Inbox), apakah bahasa yang kita gunakan Indonesia? Atau telepon genggam kita? Alasannya sama dengan Putri...Bingung. Lha wong download jadi mengunduh, browsing jadi ada satu istilah lagi, saya lupa perlu dicek dulu hehehehehe.....
Tidak bisa dipungkiri, bahasa Inggris dapat mengungkapkan sebuah makna kalimat dalam jumlah kata yang singkat. Hal ini berbeda dengan bahasa Indonesia. Saya sering merasakannya saat ingin membuat tulisan, terutama judul. Tapi ini sekali lagi apakah hanya satu dilema yang melanda saya atau para penulis iklan pada umumnya, saya tidak berhak menarik kesimpulan. Saya hanya meretaskan keresahan saya saja tanpa bermaksud menjeneralisasi (lagi-lagi ini bahasa Indonesia dari generalisation).
Jalan-jalan ke sekolah dalam pikiran membuat saya ingat akan sebuah acara TV. ACI alias Aku Cinta Indonesia. Masihkah itu ada di hati kita para anak muda Indonesia? Atau itu tertinggal di benak kita hanya sebagai onggokan slogan semata bahkan acara TV masa silam? Haruskah itu diganti dengan Aku Cinta Inggris? Sebab dengan berbahasalah seseorang diketahui asalnya, budaya dan budinya. Memang bahasa Inggris itu bahasa dunia yang katanya mampu membuat kita unjuk gigi di mata dunia. Tapi benarkah demikian, sementara ada bangsa yang begitu bangga dengan bahasanya secara nyata menjadi salah satu negara terkemuka dunia?
Saya rasa itu bukan alasan. Yang membuat kita bangga sebagai penduduk dunia dan layak bangga unjuk gigi di mata dunia adalah apa yang kita buat dalam hidup kita. Bagaimana kita menjalankan hidup kita, tanpa kehilangan identitas kita sebagai anak bangsa yang bangga menggunakan bahasanya.
Bagaimana menurut Anda?